Ah, kelabu. Sekelabu hari Kamis kemarin.
"Pagi mendung ya? Sekelabu hati kubu MU yang ada di sini" [siul]
HECK.
...MAKJANG, GW MASIH NANGIS [emot guling-guling] *drama* =))
Olympico, 27 Mei waktu setempat adalah saat-saat dimana permainan Barcelona mencapai final puncak, sementara MU mentok ke titik terendah. Ronaldo tak berkutik, Messi menari. Vidic-Ferdinand merapuh, Eto'o menerjang. Ferguson tercengang, Guardiola berdansa.
[sroot]
2-0 saudara-saudara, pesta sekaligus kuburan. TRAGIS. Saya yang terbangun jam 2 pagi karena suara TV di luar kamar, refleks terbangun sembari menguping lantaran terlalu malas untuk beranjak. Sesekali suara komentator terdengar diiringi suara "Own goal! Bu--bukan! Carrick ceroboh!" "Bola nembus! 2-0!"
Suara bapak. Selanjutnya hening bersamaan suara ceklek TV dimatikan. Terlalu sakit untuk melihat kejadian selanjutnya [
serius, saya masih 'musuhan' sama Detik, Kompas, TP dan Bola sampe 3 hari ke depan, bahkan menghindari ESPN ato starsport dan ga ngepost gambar di sini =)) *ditabok*]
Well, ya, kalo Barca yang menang sih saya memang iklas, tahun ini sejak diawalnya musim sudah melukiskan takdir semacam apa yang akan didapatkan para Catalan,
victory [
khusus nyembunyiin kata "Glory"]. Tapi well, yah, saya sudah merasa terasing dari dunia sepakbola sejak beberapa bulan ini. Kesibukan di dunia nyata, dunia anime, dan dunia per-role play-an adalah penyebabnya. Namun mendengar kabar ini lagi-lagi hati yang telah tertutup sesaat kembali teriris.
[bahasa madesu ON]
Oh well, ya. Sakit hati sebenarnya sebagian besar bukan karena itu. Pagi harinya, masih dengan langit yang kelabu, mata lesu mengantuk tanpa ekspresi dan langkah malas saya kembali melangkah ke sekolah. Masih dalam suasana mood tidak bagus karena masih mengosongkan setengah dari PR fisika, selanjutnya mendekati gerombolan teman-teman yang sedang melakukan sebuah aktivitas bernama 'mencatat tugas', ogah-ogahan saya mendekati lalu mengeluarkan pensil.
"MU kacrut bisanya apa ya?"
"Ronaldo? Pecuiih"
"Nangis deh sana, huhuhu. Kasihan"
"Norak, wakakakaka. Itulah, udah tau kemampuan ga sampe, masih ngarap quadruple juga"
"Hoi [nyebut nama seorang anak cowok], masih mau keluar dari MU mania? Barcelona selalu terbuka untukmu."
Refleks saya menghentakkan kaki beberapa meter dari keributan sana [
seriously, dis. is. Truth loh =)), tapi dilakukannya sembunyi-sembunyi sih *ga mau ngerusak imej "cool" =))*]. Setres belum nyelesain PR, sekaligus karena kemunculan para MU haters yang norak (kebanyakan dari mereka setau saya memang penggemar Chelsea ato Arsenal, karena liga Spanyol sendiri kebetulan belum terlalu se-bergaung Itali ato Inggris di sini .__.). Buktinya sekalinya MU maen bagus mereka cuma bisa diam seribu bahasa [
ngeluarin sejumlah "pembuktian"]
Ah sok ah, pokoke kejadian aslinya adalah Barcelona tadi malam main jauh lebih bagus daripada MU
yang berantakan. Selamat buat segenap tim, staff dan penggemar, you deserve it men B-)
[TTD, penggemar kubu sebelah yang masih terpukul orz *dihantam bludger sekaligus pemukulnya*]
Ah, sekalian. Sekarang sudah tanggal 29 Mei, dan ujian akhir semester dimulai tanggal 11 Juni. Oh benar, 2 minggu lagi. Jadwal yang tersisa kembali dipakai untuk ujian harian yang belum selesai, serta PR,
sementara remed sudah selesai karena hanya berkisar di pelajaran matem dan kimia, God gimana gw masuk IPA nanti ;__;? Saya sudah merencanakan untuk hiatus tak resmi dari dunia maya. Ngepost blog cuma sekali-sekali waktu iseng, ngepost reply cuma buat kelas ato tret yang kebetulan udah diutangin,
ga ada lagi cerita 'genjot total post kek cerita term lalu 8). Kebetulan saya merasa sedikit 'berdosa' juga sih selama semester dua ini. Banyakan duduk di depan komputernya daripada latihan soal matem, dasar RP bikin addict *dilempar*. Banyakan nonton anime daripada baca buku, dasar KHR bikin fangirling *disikut tonfa* Jadi yah, itung-itung ngurangin rasa berdosa lah, jadi nilai minimal bagusan ato sama dari semester kemaren. Mid semesteran emang lebih bagus dibanding sebelumnya sih
minus matem yang 60 tapi entah kenapa pelajaran makin berasa ga masuk ke otak akhir-akhir ini.
"Plain" aja setiap kali dibaca, ga nempel di otak kecuali dibaca sampe 3 kali. Kecuali justru matem yang bidang 3 dimensi sama Kimia yang tentang keisomeran justru jadi berasa lebih 'ringan' dibanding sebelumnya, sisi bagus dari ini.
Hopefully berdoa buat yang terbaik, biar saya bisa menjalankan liburan besok dengan tanpa perasaan bersalah =)) Ahh, libur nanti pengen bisa nonton MU di senayan
biarpun resiko bakal pulang liburan telat dan batal ngeregis chara term 11 >"<
Labels: ah dunia, bla, sekadar selintingan